Mixed-use development : minimalisir mobilitas

2222222

111111111

3333333

444444444444

555555

Hai semua, ketemu lagi dengan karya arsitektur nih.. kali ini adalah sumbangsih pemikiran untuk mengatasi tingginya mobilitas di kota-kota besar dalam bentuk pengembangan mixed-use (pemusatan beberapa kegiatan di dalam satu kompleks bangunan). Ini merupakan tugas Studio Arsitektur pada semester lalu, yang bukan hanya menguras otak, tapi juga menguras dana dalam prosesnya.. hehehe… (yah… gimana nggak, wong tiap minggu musti ngeprin gambar A3 buat asistensi, ngabisin banyak tinta, percobaan maket, survei sana sini, ngeplot full warna sampe 2 tahap, beli makanan pas lembur.. loh.. hehe, yah gitu lah). Ordernya cukup sulit, tapak nya di jl. Kebon Kawung sampe jl. Kebon jati (mencakup pemanfaatan stasiun dan terminal sebagai generator transportasi untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor).

(more…)

6 comments October 16, 2009

Kebaya Muslimah

Beberapa hari terakhir, ibunda tercinta dan aku sibuk mencari model kebaya ‘muslimah’, mulai dari bongkar majalah sampe ‘ngudek-ngudeg’ hampir semua pusat perbelanjaan di Jakarta. Mulai dari Sarinah, Pasaraya, Mangga dua, Tanah abang, Sampe ‘centro’ di pasar mayestik. Dua tempat pertama kami gagal mendapat kebaya bermodel ‘muslimah’ seperti yang dicari ibu, maka pada hari berikutnya kami datang ke Mangga dua dan bertanya kepada pramuniaga setempat tentang keberadaan atau sentralisasi pakaian kebaya tersebut. Disebutkan oleh salah satu pramuniaga yang kami hampiri bahwa sentralisasi kebaya ada di lantai 3. Maka sampai lah kami ke lantai 3 dan benar disana lah tempat kebaya-kebaya tersebut dipajang pada tubuh-tubuh indah sang boneka manequin. Lalu, terjadilah percakapan seperti ini:

(more…)

3 comments July 18, 2009

Perdebatan si amin dan si ucup: kita serba miskin

Amin: cup, sebenernya negeri kita ini kaya lho..

Ucup: kaya apanya? negeri kita ini serba miskin kok

Amin: Miskin gimana? wong alam kita nih luas, subur dan makmur cup

Ucup: Negeri kita nih serba miskin min, miskin kepemilikan aset, yang kamu bilang itu ya tinggal sedikit yang milik kita, dah pada dijualin ke orang asing.

Amin: masa sih cup? tapi kita nih kan punya banyak orang pinter, kok bisa miskin?

(more…)

6 comments July 17, 2009

Teman datangnya dari Tuhan, Maka kembalinya juga ke Tuhan

Sakit rasanya ketika menilik ke belakang dan kita merasa tidak terlalu berhasil dalam pertemanan. Bertahun-tahun menjalin persahabatan namun putus seketika hanya karena masalah sepele, non prinsipil. Memang berat ketika kita harus mengaku bersalah dan meminta maaf, karena maaf dan pengakuan bukanlah hal yang mudah dan memang butuh pengorbanan. Lalu karena begitu berarti nya teman bagi kita, kita pun akhirnya rela untuk terlebih dulu meminta maaf dan mangakui kesalahan. Tanpa syarat, tanpa berusaha mengungkit bahwa orang yang bersangkutan juga dan pernah bersalah. Tulus, meminta maaf.

Namun, apa yang harus kita lakukan apabila maaf itu tidak sepenuhnya dimaafkan? atau setelah meminta maaf, tetap harus kita yang berusaha untuk mendekat? apa salah apabila kita bertanya “sudahkah aku dimaafkan”? loh.. bukankah sudah saling memaafkan, tapi mengapa masih juga bersikap “minta dimintai maaf”?, minta disapa terlebih dahulu?minta didekati terlebih dahulu? minta dihampiri terlebih dahulu? lalu apa sikap ini kah yang disebut sudah memaafkan? dan di belakang masih juga membicarakan kita dan lagi-lagi sikap kita yang disalahkan?

Memang ada kalanya kita berusaha untuk meminta maaf, namun.. setelah maaf itu terucap dengan tulus, maka sudah selesai lah tugas kita yang mengakui kesalahan. Kalaupun memang kita tidak termaafkan, maka ikhlaskan lah.. jangan sampai merendahkan harga diri, kecuali teman itu benar-benar teman yang soleh dan memang musibah bagi kita apabila kehilangannya. Namun apabila bukan, ya sudah.. maaf adalah cukup, karena teman hanya titipan kita harus ikhlas kalau suatu saat dia “diambil” dari sisi kita.

Sungguh sayang rasanya apabila kita kehilangan teman, tapi ingat.. Teman datangnya dari Tuhan, maka kembalinya juga ke tuhan. Dan apabila teman itu memang baik untuk kita, maka dia akan kembali kepada kita dan menjadi berkah buat hidup kita.

2 comments July 16, 2009

Susahnya nge-blog lagi

Setelah sekian lama nggak maaenan blog, ternyata susah juga untuk “merangsang” otak untuk sekadar menulis. Menulis, yang semula memang hobby, kok tiba-tiba jadi pekerjaan yang sangat sulit, sampe tersimpan beberapa topik tulisan yang nggak jadi tertulis dan hanya jadi hiasan di kotak “draft”. Hmm.. ada apa?

Masalahnya sih cuma cuma satu: MALAS (haha), awalnya malas ini lah penyebab tidak produktif lagi dalam menulis, karena akibat malas.. ketika sudah muncul niat untuk menulis, maka sangatlah sulit untuk fokus, dan karena sulit untuk fokus, maka.. malas lah melanjutkan tulisan. He he.

Tapi Alhamdulillah, rasa malas itu sudah mulai kalah.. blog sudah siap diaktifkan lagi, sebagai pembuka.. ku kasih puisi aja dulu.. “Puisi setengah mati separuh tekad” itu judulnya.. harap maklum kalo bahasanya sederhana banget.. udah lama ga bikin puisi.

Wassalam

4 comments July 16, 2009

Puisi setengah mati separuh tekad

Kita bangkit hari ini, berjalan hari esok, lalu terperosok di hari lusa

Kita bangkit lagi, berjalan lagi, namun kembali terperosok di hari yang sama

Salah siapa? lagi-lagi kita sudah bangun pagi dan berbekal makanan dan senjata

Namun di hari lusa, kita terperosok.. bahkan semakin dalam

Sebenarnya ada apa di hari lusa yang membuat kita terperosok?

Sungguhkah ada jalan terjal di sana? atau mungkin, kita sendiri perangkapnya?

Kita yang menjatuhkan diri karena tak kuasa menyebrang jalan

Kita yang tahu namun kita yang kalah, kita yang paham namun kita yang karam

Sungguh hina kita

Aku lelah, bahkan aku tau kamu juga lelah..

Namun kita harus bangkit lagi, bangun pagi lagi, siapkan makan dan senjata lagi

Kita ulangi lagi..

Kita hadapi hari lusa dengan semangat menang, karena kita tau dan kita paham.

maka kita harus menang.

3 comments July 16, 2009

Sketch up asiik..

Baru belajar sketch up.. asyik ternyata.. apalagi bagi orang2 yang sketsa freehand nya ancur kayak gue..hehehe, di sketch up selain modelling lebih cepet, yang paling gw suka adalah.. ga perlu dirender!! untuk gw yang sebenernya hanya perlu gambar konseptual untuk presentasiin ide, gambar kasar sketch up yang dibumbui style2 sketsa sudah cukup representatif kok.. jadi tinggal export ke JPEG dan.. tara… jadi deh buat presentasi!

ilustrasi5

ilustrasi

Memang sih, di awal belajar.. susah banget menghilangkan paradigma modelling dengan 3d’s max atau Autocad.. karena prinsip modelling nya beda, padahal lebih simple.. tapi karena selalu mengait2kan dengan cara kerja di 3d’s max.. gw rada lemot juga pas awal-awal.. tapi Alhamdulillah, setelah sebulan.. hidup gw jadi lebih mudah karena sketch up (berlebihan neh) hehe.. hemat waktu bo..
btw,, karena ga ada mas penguin.. gw jadi bingung naro gambar biar bisa diklik, yoopo iki… lali aku..

5 comments March 22, 2009

Previous Posts


Pages

My posts

Fresh from the oven

Categories

Referensi gue

Yang suka ngoceh di blog

Recent Comments

Paling sering dibaca

Tags

3D arsitektur design IAI indosat matrix sayembara software sosial teknik render

Telah dilihat sebanyak

Log in