Laki-laki mana yang harus dipilih
February 3, 2009 at 8:08 am 8 comments
Ketika seorang gadis harus memilih laki-laki (lajang), laki-laki manakah yang harus ia pilih?
- Saat si gadis terlihat sangat cantik, laki-laki manakah yang harus ia pilih? yang menunduk lalu pergi, atau yang terpesona lalu mendekat?
- Saat si gadis menangis, laki-laki manakah yang harus ia pilih?yang memberikan tisyu dan air minum, atau yang memberikan pelukan dan belaian?
- Saat si gadis harus pergi jauh untuk gapai cita-cita, laki-laki manakah yang harus ia pilih? yang membiarkan si gadis pergi, atau yang menahan dan membujuk si gadis agar tetap di sisi nya?
- Saat si gadis membutuhkan sosok pemimpin, laki-laki manakah yang harus ia pilih?yang rajin sholatnya atau yang banyak duit nya?
- Saat si gadis butuh ditemani saat si laki-laki justru ada kuliah, laki-laki manakah yang harus ia pilih? yang rela bolos kuliah atau yang tetap masuk kuliah ?
- Saat si gadis perlu tahu prioritas si laki-laki dalam memperlakukan wanita, laki-laki manakah yang harus ia pilih? yang menomor satukan ibunya atau yang menomor satu kan si gadis?
Untuk kalian, laki-laki maupun perempuan, lajang maupun menikah, duda ataupun janda, tolong berikan saya jawabannya..
Entry filed under: Stories. Tags: .
Sistem Keamanan Mematikan Popularitas Karya Arsitektur New Project, so anthusiastic
8 Comments Add your own
Leave a Reply Cancel reply
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
vbi_djenggotten | February 5, 2009 at 9:21 am
1. yang nuduk trus pergi….ini mungkin tipe pria yang pemalu, gampang grogi, atau yang bis amenjaga kehormatan sang gadis
2.yang memberikan tisyu dan air minum…
3.membiarkan gadis pergi
4.rajin sholat
5. tetep masuk kuliah/…
6.yang ibunya dulu…
7. yang gondronk seperti saya…hehehehe
ini pengalaman pribadi apa gimana sop?
2.
shofiaishar | February 5, 2009 at 9:58 am
hehe… bisa jadi sih pengalaman pribadi,ini karena terkadang aku “buta” jadi ga tau yang sebenernya sayang tuh yang seperti apa..
3.
pinguin.meriang | February 7, 2009 at 5:57 pm
1. yang terpesona lalu mendekat. secara, cw itu cakep, klo pergi itu namanya meremehkan dan tidak menghargai usaha cewe tsb untuk terlihat cantik..
2.yang memberikan pelukan dan belaian? orang lagi sedih.. kok dikasih minuman?
3.yang menahan dan membujuk si gadis agar tetap di sisi nya? jelas, ini demi melindungi si gadis. klo tuh cowo sayang, ga mungkin dia biarkan cw’nya pergi ke tempat yg bisa mengancam kelselamatan cw itu.
4.yah.. yg rajin sholat sih.. tapi please.. lebih realistis lah.. masa sih hidup nggak butuh banyak duit? secara, sekarang serba mahal
5. ya elah.. apa sih susahnya sekali2 berkorban demi si gadis? toh kuliah bisa titip absen? tugas,mid test, uas bisa tengok2 temen ini..?
6.ya si gadis lah.. yg namanya ibu, pasti mengerti apa yg terbaik untuk anaknya. jadi klo dia ibu yg baik, pasti ibunya ngertiin anaknya.
7. yang BOTAK!
4.
lulik silvi | February 9, 2009 at 6:01 pm
Waduh pertanyaannya susah-susah gampang….
Klo aku ci yang apa adanya…..klo dia tu bajingan sekalipun klo suka y suka aja….
Tapi klo buat jadi suami y…yang punya masa depan akhirat n dunia lah tu da lebih dari cukup…
5.
shofiaishar | February 10, 2009 at 5:30 pm
@pinguin: lho.. kok dulu diajak mbolos gak pernah mau? ditinggal kemana-mana ga pernah ngelarang? berartiii??????
6.
b370 | June 27, 2009 at 4:24 pm
ikutan jawab ah…
1. mengagumi kecantikan perempuan itu sudah fitrah laki-laki, kalo nggak, perlu dipertanyakan lg, itu cowok normal apa gak sih…laki-laki yang kagum belum tentu mendekat apalagi merapat, laki-laki yang nunduk pun belum tentu tidak kagum…pilihlah yang kagum lalu menunduk…yang jelas pilihan gak hanya dua itu kok…malahan mungkin masih banyak pilihan lain…
2. saat perempuan menangis, biasanya laki-laki sangat bingung…masalahnya perempuan itu -dalam perspektif pemikiran laki-laki- kadang nangis tanpa sebab…karena bingung, dia gak akan sempat mikir air minum apalagi mikirin tisu…dan karena dia masih lajang, dan anggaplah dia berprinsip, maka dia gak bakalan sembarangan memeluk atau membelai perempuan, nikah aja belum…nah pilihlah yang bingung ini…tandanya dia bener-bener laki-laki…he…he…he…
3. yang membiarkan perempuan pergi…jaman sekarang sih pacaran jarak jauh gak masalah kayaknya, ada HP, ada YM, ada FB, ada FS, ada blog, dll…bahkan kalo memang masih kolot, kirim-kirim surat aja, korespondesi istilah jaman dulu, kantor pos masih tetap buka kok sampe sekarang…
4. pilih yang bener sholatnya dan punya uang walaupun gak banyak…kata seorang teman saya yang beragama islam, kemiskinan itu dekat dengan kekufuran…banyak kok orang yg sholatnya bener dan juga kaya…kenapa harus mempersempit pilihan…
5. ambil saja jalan tengah…ngajak si gadis ikutan kuliah…nah, si gadis tetap bisa ditemani, si laki-laki juga gak perlu bolos…sapa tau pas kuliah agama bab munakahat, sekalian persiapan tho…
6. yang ini tergantung mana yang paling penting, mana yang lebih urgent…menemani ibu yang sedang sakit tentunya lebih penting daripada nemenin si gadis beli baju, si gadis pasti mau mengerti…menemani si gadis yang lg sedih tentunya lebih penting daripada nemenin ibu ngupasin bawang, ibu pastinya mendukung…
yang terakhir pilihlah sesuai dengan hati nurani dan kemantapan hati…yg pro rakyat juga baik, yang lanjutkan !!! juga gak kurang bagus, yang lebih cepat lebih baek juga gak kalah apik…
7.
firman | March 21, 2010 at 7:10 pm
1. yg terpesona lalu mendekat… karena si gadis sudah berusaha untuk cantik dan laki2 itu harus menghargainya…
2. yang memberikan tisyu dan air minum… karena seorang laki2 harus ttp tegar agar dpt mengajak si gadis utk bangkit kembali…
3. yang membiarkan si gadis pergi (pergi utk kembali)… karna cinta memberikan kepercayaan…
tp klo pergi ga kembali…. laki2 itu harus mengejar cintanya….
4. rajin sholatnya… berarti dia sudah mampu memimpin dirinya sendiri… dan siap memimpin cintanya…
5. yang rela bolos kuliah… karena cinta berarti rela berkorban…
6. tergantung status si gadis… istri atau pacar..?
klo pacar… ibu yang utama….
klo istri…. ibu & istri bukan pilihan..!
8.
ipoel | April 23, 2010 at 1:16 pm
mmm, coba njawab ya:
1. Yang menunduk lalu pergi (karena terpesona)
2. Yang memberikan tisyu dan air putih
3. Membiarkan si gadis pergi
4. yang rajin sholatnya
5. yang menemani dan gak mbolos
6. Ibunya
7. Yang apa adanya, gak neko-neko…